Kamis, 28 April 2011

Ribuan Jemaat GPM Meriahkan Gebyar Paskah 2011 di Ohoi Elaar


Vox Populi,Langgur – Perayaan Paskah Kristus Gereja Protestan Maluku ( GPM ) yang dipusatkan di Jemaat Elaar, kecamatan Kei Kecil Timur, Kabupaten Maluku Tenggara, senin malam 25 april 2011 berlangsung dalam suasana sukacita, aman dan damai, berkat dukungan semua masyarakat. Hadir dalam perayaan gebyar paskah tersebut, 16 jemaat GPM yang berada di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.
Pada perayaan paskah kali ini, turut hadir Bupati Maluku Tenggara Ir Andreas Rentanubun, Edison Beutaubun,SH,MH Anggota DPR RI,didampingi ibu, Sekertaris Daerah ( Sekda ) Malra,  Ir P.Beruatwarin,M.Si, Ketua Klasis GPM PP Kei Kecil, Pdt A.P Saiya,S,Th serta unsur muspida.
Wartawan Vox Populi, Jeck Hawurubun  yang ikut dalam kegiatan itu melaporkan, acara pembukaan perayaan Gebyar Paskah 2011 diawali penekanan tombol serine secara bersama – sama oleh Bupati Maluku Tenggara Ir Andreas Rentanubun, Edison Betaubun,SH,MH, sekda malra,Ketua Klasis GPM PP Kei Kecil, disaksikan ribuan warga jemaat.
Suasana perayaan paskah tambah meriah, ketika bunyi serine selama 15 menit, bersamaan pelepasan peluncuran kembang api, sekaligus tampil diatas panggung artis asal Kota Ambon, Yochen Amos, yang  terkenal dengan  lagu Dangke Banyak, dan Dingin 2, memecah kesunyian malam itu, dengan lantunan lagu-lagu Rohani.
Prosesi jalan salib hidup mengenang  wafatnya Yesus Kristus ikut  mewarnai perayaan paskah kristus tersebut,akting yang dipertontonkan para pemudah Jemaat GPM Elaar yang melakoni jalan salib hidup yesus kristus dengan hikmat, membuat warga jemaat yang sempat hadir, tak menahan tangisan air mata, melihat sosok yesus yang dianiaya, dipukul, dan dicaci maki demi menebus dosa – dosa manusia
Pada puncak acara  malam sabda dan pujian yang dipimpin Pendeta A.S Saiya,S Th, Ketua Klasis GPM PP Kei Kecil itu mengajak warga jemaat agar menghayati dan mengamalkan pengorbanan diri yesus di Kayu Salib, sebab  disitu terkandung makna yang cukup besar yaitu ketulusan yesus untuk menyerahkan diri seutuhnya.  ” Apa yang dilakukan supaya pemaknaan umat kristen harus terus bertumpuk, pengampunan itu penting, sebab kadang-kadang memaafkan susah,olehnya itu dengan salib inilah dapat mempersatukan kita semua dan bagi pemudah Gereja Prostestan Maluku (GPM) kita selaku umat Kristen dan orang beragama kita harus menjaga toleransi dan keamanan” himbaunya.
Ditempat yang sama, Edison Betaubun, SH.MH, Anggota DPR RI juga menghimbau warga jemaat GPM di Kabupaten Maluku Tenggara,kususnya di Kei Kecil agar jangan terpancing dengan isu-isu provokasi yang  menyesatkan dan ingin menggadu domba serta memecah belah kerukunan hidup antar umat beragama di daerah ini. “ kita jangan terpancing dengan issu – issu agama, karena itu cuma kesalahpahaman orang yang tidak bertanggung jawab “ ujarnya.
Sementara Bupati Maluku Tenggara, Ir. Andreas Rentanubun,dalam sambutanya,mengaku sangat bangga dengan pelaksaan ivent-ivent  keagamaan seperti perayaan gebyar paskah kritus warga jemaat GPM. Rentanubun berharap, masyarakat Maluku Tenggara dapat mengambil hikmah dari perayaan seperti ini, untuk tetap membangun kebersamaan dan kerukunan serta kedamaian dalam kehidupan sehari – hari. “ Pemkab Malra akan tetap membantu dan mendorong kegiatan keagamaan, dan pembangunan sarana tempat ibadah yang di daerah ini “ tandasnya
Dalam acara perayaan paskah kristus di Jemaat GPM Elaar, Panitia perayaan Paskah mengucapkan banyak terimah kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara,karena telah membantu panitia dalam mempersiapkan peryaan paskah bersama jemaat GPM Elaar. Kurang lebih  sebulan, panitia mempersiapkan segala kegiatan sampai dengan malam perayaan,dalam acara puncak kegiatan tersebut, panitia perayaan juga menyantuni sumbangan bagi anak-anak yatim piatu,yang berada di jemaat GPM Elaar.
Acara hiburan pada malam itu, tak kalah Bupati Maluku Tenggara,Ir Andreas Rentanubun dan Edison Betaubun,SH,MH Anggota DPR RI diundang ke atas pentas panggung gebyar malam paskah untuk menghibur  warga Jemaat dan masyarakat  di Kecamatan Kei Kecil Timur yang hadir pada acara itu. Bupati Rentanubun tampil dengan lagu kesayanganya, yang berjudul Bintang.  ( Koran Vox Populi, Jeck Hawurubun   )

Pendidikan dan Ekonomi Rakyat Menjadi Priotas Program Kosgoro 1957 Propinsi Maluku

Pengurus DPD II Partai Golkar Kota Tual, Ny. Halima Hatim ketika bersalaman dengan Ketua DPD Golkar Maluku, Z. Sahaburua, pada Raker Kosgoro Maluku di Ambon 2011 ( dok. Koran Vox Populi )


Vox Populi,Ambon  Anggota DPRD Provinsi  Maluku, Richard Rahakbauw,SH  terpilih sebagai ketua Kosgoro 1957 Provinsi Maluku pada Musda I Kosgoro Provinsi Maluku yang berlansung di  Swiss – belhotel Ambon minggu – senin ( 24-25/4) kemarin  optimis kepengurusan Kosgoro Maluku k depan akan memprioritaskan masalah pendidikan dan ekonomi rakyat demi kesejtraan rakyat.
Rahakbauw  mengaku  beberapa beberapa program  yang akan dilaksanakan, bertujuan mewjudkan  masyarakat yang berkeadilan,bermartabat dalam suasana jiwa dan semangat kekeluargaan dan gotong royong berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Rahakbauw yang juga anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Maluku itu, menambahkan sasaran dari berbagai program yang akan di laksanakan pengurus Kosgoro Maluku  masa bhakti 2011 – 2016 yaitu : Tercapainya pelaksanaan program pengembangan dan kegiatan kemasyarakatan, pembinaan mental spitual,peningkatan perekonomian rakyat,baik di pedesaan maupun perkotaan serta pengembangan potensi politik,pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia serta peningkatan kesahatan masyarakat,  meningkatkan penyelamatan lingkungan hidup serta mengembangkan pertanian. “ selain itu tercapainya pelaksanaan program pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas lembaga pendidikan dilingkungan Kosgoro 1957,penyediaan fasilitas pendidikan berkualitas untuk angota dan kader Kosgoro 1957 secara khusus dan untuk seluru lapisan masyarakat “ ungkapnya.
Sedangkan agenda lainya, yakni tercapainya pelaksanaan program pengembangan pendidikan politik,melalui rekrutmen angota,kaderarisasi dan promosi kader baik untuk legislatif,eksekutif,dan dunia usaha.
Rahakbauw menjelaskan, sejarah Kosgoro 1957 tercatat sebagai organisasi yang melanjutkan perjuangan kosgoro sebagai mana  ide kelahirannya  pada tahun 1957, dimanan pada awal kelahirn dan pengembanganya,adalah koperasi simpan pinjam gotongroyong pada tanggal 10 november 1957  yang kemudian berkembang   menjadi koperasi serba usaha Gotongroyong hingga  akhirnya kesatuan organisasi serbaguna gotongroyong.
“ Hingga kini Kosgoro 1957 masih mempertahankan keberadaannya sebagai organisasi dua fungsi,yaitu sebagai organisasi Gerakan koperasi dan organisasi kemasyarakatan yang harus berkiprah ditengah-tengah masyarakat sesuai dengan perkembangan kemajuan dan perkembangan dinamika masyarakat.” Ujarnya.
Olehnya itu kata anggota DPRD Maluku itu  program organisasi bidang perekonomian rakyat diarahkan kepada tumbuh dan berkembangnya koperasi disetiap tingkat organisasi, baik secara organisatoris maupun yang dikembangkan oleh anggota,sehingga menampilkan citra kosgoro 1957 sebagai organisasi Gerakan Koperasi dan perekonomian Rakyat.
Menurut Rahakbauw, bidang pengembangan sumber daya manusia, menjadi perhatian dirinya selama memimpin Kosgoro Maluku yakni mendorong para kader muda kosgoro 1957 untuk menjadi kader-kader koperasi  dan wirausahawan yang tangguh,melalui berbagai kegiatan kaderisasi dan pelatihan yang berkualitas dan berkesinambungan. “ kami akan menghimpun potensi wirauhasawan dikalangan kader kosgoro 1957 sebagai organisasi yang dapat menghimpun dana untuk menghimpun kekuatan sumber dana koperasi khususnya UKM dan koperasi dan memantapkan keberadaan kosgoro guna mengembangkan usaha kecil dan menengah “ tandas Rahakbauw.
Hal ini dilakukan, demi mendorong kader-kader Kosgoro 1957 untuk lebih meningkatkan usahanya melalui peningkatan kemitraan dengan berbagai lembaga usaha,serta mendorong kader-kader kosgoro 1957 untuk membangun lembaga-lembaga keuangan antara lain Bank Perkreditan Rakyat, Koperasi dan lembaga Keuangan Madani untuk permodalan rakyat dengan tidak melanggar peraturan atau perundang-undangan yang berlaku.( Oce Leisubun, Koran Vox Populi ) )

Minggu, 24 April 2011

Walikota Tual : Hari Kartini Sebagai Modal Peningkatan SDM Kaum Perempuan Kota Tual

Walikota Tual, Drs Hi. M.M Tamher, ketika menyuap satu sendok makan nasi tumpeng kepada Ketua Team Penggerak PKK Kota Tual, Ny. R. Tamher sebagai tanda  cinta dan kasih sayang di peringatan hari Kartini 2011. ( dok. Koran Vox Populi )


Vox Populi, Tual – Walikota Tual, Drs Hi. M.M Tamher menegaskan, peringatan hari kartini, tanggal 21 april 2011, merupakan moment strategis bagi kaum perempuan di Kota Tual untuk meningkatkan kualitas diri, melalui peningkatan sumber daya manusia ( SDM ). Hal ini ditegaskan Tamher, dalam sambutanya pada acara perayaan HUT Kartini, yang diselenggarakan Team Penggerak PKK Kota Tual dengan sorotan tema. “ dengan semangat hut kartini, kita tingkatkan ketrampilan kaum ibu menuju kota tual yang beradat “. Kegiatan perayaan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Walikota Tual,Kamis , 21 April 2011.
Menurut Tamher, sosok kartini yang adalah isteri seorang Bupati Jepara, walaupun  ditengah kesibukan, namun dapat mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan dari kebodohan dan kemiskinan waktu itu, olehnya itu bagi kaum perempuan di Kota Tual, sosok kartini  harus diteladani dengan terus menerus belajar. “ perempuan kota Tual harus terus belajar meningkatkan sumber daya manusia ( SDM ), namun jangan lupa harus tetap berpenampilan baik dengan tata cara berpakaian yang sopan, memiliki kepribadian dan semangat yang tangguh, bertanggungjawan dan berdedikasi dalam pelayanan “ pintahnya.
Olehnya itu Walikota Tual berharap, ke depan kegiatan PKK harus terkoordinasi dengan baik, bila perlu di tahun 2012, peringatan hari kartini dirayakan secara bersama – sama dengan para kaum ibu – ibu yang setiap hari menyapu dan membersihkan jalan dan lorong di Kota Tual. “ disamping itu kegiatan seperti ini perlu diisi dengan cerama –cerama tentang narkoba dll “ saranya.
Tamher menyatakan makna kota tual sebagai kota beradat, bukan karena adat istiadatnya, namun disitu terkandung impian dan dambaan kota tual yang bersih, aman, damai, tentram dan sejahtera. “ selaku Walikota, saya bangga karena ditengah semua suku yang ada di Kota Tual, namun semua program pembangunan dapat dijaga, dan dilestarikan dengan baik, buktinya taman kota tual yang dibangun sebagai asset wisata kuliner, sejau ini tidak ada warga kota tual yang mencuri atau merusak tanaman pohon yang ditanam maupun bunga – bunga yang didatangkan dari Surabaya “ salut Walikota Tual.
Pada kesempatan itu Walikota Tual menyebut nama – nama kartini muda yang ada di Maluku dan  kota Tual saat ini masing – masing, Brig Jend. Paula Renyaan, Ros Far – Far, Ny. Eva Balububun, Wakil Ketua DPRD Kota Tual, Dra Hj. Muna Kabalmay, Sekretaris DPRD Kota Tual, Ibu Kartini dari Polres Malra dll.
( Nery Rahabav, Koran Vox Populi )

Betaubun Tepis Issu Dibalik Tekanan Kasus Asuransi

Edison Betaubun, Anggota DPR RI, asal Maluku Tenggara. ( dok. Koran Vox Populi )


Vox Populi, Langgur – Edison Betaubun, SH.MH, Anggota DPR RI Komisi XI asal Partai Golkar tidak menanggapi serius issu yang berkembang saat ini di masyarakat Kabupaten Malra dan Kota Tual yang menyebutkan kalau dirinya termasuk orang yang paling berperan dalam memberikan tekanan politik dalam penutasan kasus dugaan korupsi dana asuransi mantan anggota DPRD Malra periode 1999 – 2004. “ yang pasti itu terkait proses penegakan hukum yang dilakukan Kejati Maluku, saya bukan aparat kejaksaan, kasus itu diangkat kembali dan diproses secara nyata dari sisi hukum, saat Wakajati Maluku dijabat Herman Adrian Koedoeboen, mantan Bupati Malra. Dia menangkap dan menahan dua mantan anggota DPRD Malra masing – masing, Tony Retraubun dan Rony Renyut, jadi untuk kepentingan tertentu saya tidak ada diwilayah itu, namun dengan ditahanya dua mantan anggota dewan tersebut, maka sudah pasti yang lainya harus ikut terseret, sebab ini sebuah kasus kolektif, bukan perorangan, tidak bias hanya dua orang ditahan, yang lain tidak ditahan, itu menyalahi hukum, apa yang dilakukan Kejati Maluku sudah benar, tentu dalam proses itu ada pertimbangan berat, ringan terkait dengan besaran jumlah dana asuransi yang diterima masing masing anggota dewan, dan siapa yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan, semua itu akan dipertimbangkan  “ tegas Betaubun kepada Vox Populi, usai rapat bersama pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, sabtu 23 april 2011.
Kata Betaubun, selaku anggota DPR RI berkewajiban mendorong aparat penegak hukum di daerah ini, untuk melakukan proses penegakan hukum secara adil dan benar. “ sepanjang penegakan hukum itu sudah benar, silahkan ditindaklanjuti dan kita akan terus mendorong, jadi kalau ada yang bilang saya berada dibalik kasus mantan 35 anggota DPRD Malra, maka saya tidak perlu tanggapi karena bagaimana menanggapi orang yang tidak mengerti masalah, silahkan saja dia terbuai dengan ketidakmengertianya, kita tetap jalan dengan hal yang benar, sesuai aturan yang berlaku “ tegas Edison Betaubun.
Ketika ditanya tentang dana asuransi itu sudah menjadi hak milik para mantan anggota dewan, sehingga tidak perlu lagi dipersoalkan, Betaubun mengaku tidak berada dalam wilayah itu, namun dirinya yakin sungguh kalau apa yang dilakukan Kejati Maluku sudah sesuai aturan hukum yang berlaku.  
 ( Nery Rahabav, Koran Vox Populi )

Jemaat GPM Anugerah Rayakan Paskah Dengan Berbagai Kegiatan Keagamaan

Anton savsavubun, pelakon yesus dalam prosesi jalan salib hidup, umat katolik paroki langgur pada perayaan jumat agung 2011. ( dok. Koran Vox Populi )


Vox populi,Langgur,- Jemaat GPM Anugerah pada perayaan paska Kristus tahun 2011, mengagendakan berbagai kegiatan keagamaan dalam menyongsong wafatnya Yesus Kristus sampai kebangkitanya dalam menebus dosa – doas manusia.
Berbagai kegiatan yang dilakukan seperti menghias lokasi Gereja dengan berbagai tenda-tenda. Sedikitnya depalan belas (18) unit tenda dibangun menghiasi depan halaman gedung serbaguna jemaat GPM Anugerah.
Delapan belas (18) tenda yang dibangun, sesuai dengan keberadaan 18 Unit pelayanan  yang ada di Jemaat GPM Anugerah Ohoijang-Langgur Kabupaten Maluku Tenggara.  Dalam perayaan Paska kali ini dengan sorotan Thema: Kebangkitan Kristus: Allah Membarui,Mendamaikan Dan Memulihkan Semua Ciptaan’’ (2 Kor 5;16-21),panitia perayaan paska Jemaat GPM Anugerah  lebih awal melaksanakan kegiatan Lomba  cerdas cermas bagi tingkat Remaja, kemudian lomba karoeke lagu rohani tingkat SD, dan lombah mewarnai gambar untuk TK serta pancing paku kedalam botol bagi anak-anak. Kegiatan perlombaan  mulai digelar sejak rabu tanggal 21 april 2011 dan ditutup pada sabtu malam, 23 april 2011 jam 08,00 WIT. Kegiatan pada malam puncak itu diwarnai  malam sabda dan pujian serta makan bazar.
Puncak peringatan paskah kristus, ditutup dengan kegiatan pawai obor bersama  jam 03,00 subu pagi. Para pemuda GPM Anugerah dari sektor Tiberias dan Pemuda orang muda katolik (OMK) Paroki Langgur bersatu membangun kebersamaan dalam kegiatan pawai obor bersama tersebut.
Kegiatan pawai obor dua komunitas pemuda Kristen protestan dan katolik itu, menggemparkan Kota Langgur Kabupaten Maluku Tenggara, kurang lebih 200 orang pemuda sektor Tiberias dan OMK paroki Langgur ikut terlibat memeriahkan malam paskah kristus tersebut. sebelum kegiatan pawai obor mulai, dua kelompok pemuda itu berkumpul di depan rumah Ketua Unit Tiberias 2, Waldi Pelupessi.
Rute perjalanan pawai obor yang dilalui yakni berjalan kaki dari rumah ketua Unit Tiberias 2, menuju lorong  klinik medika, seterusnya ke  Haar indah menuju Lampu merah - ohoijang dan berakhir di lokasi gereja Anugerah.
Rombongan pawai obor, diiringi regu terompet, ketika memasuki lokasi gereja di sambut meriah jemaat GPM Anugerah, dengan peluncuran kembang api, sekligus menyambut kebangkitan Yesus Kristus, dengan acara  kubur terbuka yang dipimpin  Ketua Majelis Jemaat GPM Anugerah, Pdt. E. Belwawin,S,Th.
Kegiatan perayaan paska kali ini lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, karena  berlangsung dalam suasana aman, tertib  dan sejatrah, berkat dukungan semua masyarakat yang dikoordinir langsung Panitia perayaan Paska dan Majelis Jemaat GPM Anugerah. (Jeck Hawurubun, Koran Vox Populi)

Prosesi Jalan Salib Hidup Warnai Perayaan Jumat Agung di Langgur

Prosesi jalan salib hidup orang muda katolik di Paroki Langgur, Keuskupan wilayah Kei Kecil pada perayaan jumat agung. 2011. ( dok. Korabn Vox Populi )


Vox Populi, Langgur – Perayaan Jumat Agung, di Paroki Langgur, pusat wilayah keuskupan Kei kecil, kabupaten Maluku Tenggara, jumat 22 april 2011  penuh hikmat. Perayaan memperingati wafatnya Yesus Kristus yang dipusatkan di Gereja Katedral Langgur, diawali dengan prosesi jalan hidup.
Prosesi jalan salib hidup, yang mempraktekan kisah sengsara Yesus Kristus, dikoordinir langsung oleh orang muda katolik ( OMK ) Paroki Langgur. Anton Savsavubun, guru Bahasa Inggris SMP St. Theresia Langgur, berperan sebagai Yesus. Prosesi itu berawal dari depan Gereja Katedral Langgur, dengan memanggul salib, peran yesus yang dilakoni Savsavubun benar – benar dihayati dan dimaknai, sehingga dengan beban berat, dipukul, dianiya dan dicacimaki oleh para algoja, yesus tetap setia menanggung semua beban berat yang dipikul untuk menebus dosa - dosa manusia.
Rute perjalanan prosesi jalan hidup, mengelilingi Langgur menuju Wisma Unio Projo, kemudian berputar di depan RS. Hati Kudus Langgur untuk seterusnya menuju lokasi perayaan 100 tahun agama katolik masuk di Langgur.
Dalam prosesi itu, banyak umat yang tak menahan tangisan air mata, melihat sosok yesus yang diperankan Anton savsavubun dipukul dan dianiaya, ditengah – tengah memikul salib sampai ke bukit saitun Golgota. Upacara Jumat Agung di Paroki Langgur, dihadiri ratusan umat Katolik, yang dipimpin langsung Pastor Paroki Langgur. ( Nery Rahabav, Koran Vox Populi )

Perencanaan dan Pengawasan Pembangunan di Malra Belum Maksimal

Amir Rumra, Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara asal Partai Keadilan Sejahtera ( PKS )


Vox Populi, Langgur – Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Amir Rumra, S.Pi menilai komitmen Bupati Malra, Ir. Anderias Rentanubun dan Wakil Bupati, Drs. Yunus Serang dalam merealisasikan visi dan missinya dalam berbagai pembangunan dan pelayanan publik demi kesejatraan masyarakat berjalan baik dan maksimal, sesuai harapan semua pihak, namun komitmen itu belum ditunjang profesionalisme dan sumber daya manusia pada setiap SKPD yang ada di lingkup Pemkab Malra, sehingga terlihat proses pembangunan itu berjalan, tapi perencanaan dan pengawasan pembangunan belum maksimal dilakukan para pimpinan SKPD, sehingga fakta lapangan membuktikan perencanaan dan pengawasan itu amburadul.
“ target pemkab malra tahun 2012, sudah harus masuk program pemberdayaan, namun yang terlihat saat ini banyak program pembangunan infrastruktur belum selesai dibangun, baik jalan, jembatan, sarana air bersih dll, bayangkan banyak pembangunan fisik sejak tahun 2007 di Kei Besar belum selesai dibangun sampai saat ini, hal ini menunjukan lemhanya perencanaan dari SKPD terkait, apalagi pembangunan itu tidak disertai pengawasan, sehingga kualitasnya juga tidak baik “ tandas Amir Rumra.
Dikatakan sejau pengamatanya, sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kei Besar, perencanaan dan pengawasan pembangunan di Malra lemah, akibatnya semua proses pembangunan yang dilaksanakan amburadul di lapangan. “ selama ini tidak terlihat peran nyata konsultan perencana dan pengawas dilapangan, sehingga patut dipertanyakan, sebab kasihan para kontraktor yang turun laksanakan pekerjaan, harus berhadapan dengan persoalan masyarakat yang merupakan tugas konsultan perencana dan pengawas “ sesal angota DPRD Malra dari Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) itu.
Rumra mencontohkan, pembangunan jembatan Hoatlay dan Holay yang sampai saat ini belum selesai, akibat proses perencanaan pembangunan yang tidak maksimal, karena survey awal yang tidak bagus. “ begitupula proyek air bersih yang dibangun selama ini, hanya dibangun  begitu saja, sedangkan manfaat air bersih tidak dirasakan masyarakat, karena survey awal atas proyek yang dilaksanakan tidak tepat sasaran “ ujar Amir Rumra.
Untuk itu, dia menegaskan dalam rekomendasi yang dihasilkan dalam pansus LKPJ DPRD Malra, Bupati dan Wakil Bupati diminta segera mengevaluasi kinerja setiap SKPD yang ada di lingkup Pemkab Malra, bila perlu segera dilakukan penyegaran. “ tahun ini target Pemkab Malra semua jalan lingkar Kei Besar selesai dibangun, namun terlihat masih ada kekurangan disana – sini, hal ini menunjukan ketidakmampuan SKPD yang bersangkutan, olehnya itu rekomendasi yang dihasilkan dewan yakni minta Bupati dan Wabup segera evaluasi kinerja setiap SKPD, bila perlu dilakukan penyegaran “ ungkap Amir Rumra.
Rumra mengingatkan, kalau evaluasi kinerja setiap SKPD di Pemkab Malra tidak segera dilakukan, maka DPRD Malra tidak dapat mengukur dan mengevaluasi kinerja Bupati dan Wabup sampai tahun 2013 nanti. “ suka atau tidak suka, para pimpinan SKPD yang tidak mampu harus segera diganti, apalagi SKPD yang kerja stengah hati, secepatnya Bupati dan Wabup harus lakukan penyegaran “ pintah Amir Rumra.
( Nery Rahabav, Koran Vox Populi )